Simak Materi SBMPTN Saintek Dan Penilaiannya

materi sbmptn saintek

Materi SBMPTN Saintek – SBMPTN adalah ujian untuk masuk perguruan tinggi yang diadakan secara serempak di seluruh Indonesia. Ujian SBMPTN ini terdiri dari materi SBMPTN saintek,  soshum dan campuran. Peserta ujian akan diminta untuk menjawab sederet soal sesuai dengan pilihan jenis materinya. Saintek atau soshum ditentukan dari jurusan yang mau diambil masuk saintek atau soshum.

Materi SBMPTN Saintek

Dalam ujian SBMPTN terdapat materi yang akan dihadapi yang tentunya berbeda dengan SBMPTN soshum. Apa saja materi yang akan diberikan? Apakah berbeda dengan lainnya? Simak apa saja materi yang harus dipelajari untuk menghadapi sbmptn saintek yaitu :

1. Kimia

Kimia adalah materi SBMPTN saintek dimana akan terdapat soal-soal yang berhubungan dengan mata pelajaran kimia. Fokus soalnya pada materi yang mengkaji mengenai sifat, struktur suatu zat bahkan perubahan dari satu zat ke zat lainnya.

Pastikan untuk menghafal unsur-unsur kimia, rumusnya dan tentunya bagaimana alurnya bisa terjadi. Ada beberapa pelajaran yang setidaknya harus dikuasai misalnya struktur atom dan ikatan kimia, kimia karbon,  larutan serta masih banyak lagi.

2. Biologi

Biologi adalah pelajaran yang membahas dan mempelajari tentang kehidupan maupun prosesnya. Biasanya biologi akan berhubungan dengan semua yang ada di alam contohnya tumbuhan, hewan, bakteri, matahari dan masih banyak lagi.

Baca juga : Tips Lolos Ujian Mandiri

Terdapat materi biologi yang sering keluar di SBMPTN seperti sel, jaringan, organ, ekologi, animalia, bioteknologi, klasifikasi makhluk hidup.  Asal usul kehidupan, hereditas manusia, keanekaragaman makhluk hidup, metabolisme sel juga sering keluar menjadi soal SBMPTN biologi.

3. Fisika

Fisika adalah mata pelajaran yang memahami mengenai sifat dari alam baik gejala atau fenomenanya. Dalam pelajaran fisika yang sering keluar di SBMPTN seperti fisika atom, listrik AC dan DC, medan magnet, gelombang elektromagnetik. Keluar juga materi fisika tentang alat-alat optik, suhu dan kalor, teori koneksi gas, pembiasaan cahaya, fluida statis dan dinamis serta masih banyak lagi.

4. Matematika Saintek

Matematika saintek termasuk materi SBMPTN saintek yang berbeda daripada matematika soshum. Tentu ini terjadi karena tingkat kesulitannya lebih daripada matematika soshum. Tersedia pula materi-materi matematika yang ada di saintek tapi tidak ada pada matematika soshum. Untuk matematika saintek yang sering keluar saat SBMPTN yaitu transformasi, vektor, deret, matriks, integral, turunan.

Kemudian ada materi hiperbola, elips, dimensi tiga, parabola, transformasi, limit, trigonometri,  fungsi dan pertidaksamaan. Siswa lebih menyukai soshum karena matematikanya lebih mudah tapi tetap banyak juga yang suka saintek karena merasa tertantang.

Baca juga : Materi TPS Kuantitatif

Penilaian SBMPTN

Penilaian materi SBMPTN saintek tidak hanya dinilai dari jumlah skor fisika, matematika saintek, biologi dan fisika. Empat pelajaran tersebut dirangkum dan dijadikan satu yang diberi nama atau dikenal dengan istilah TKA Saintek.

Ada unsur penilaian lainnya sebagai tambahan seperti jumlah skor TPS.  Skor TPS sendiri bisa didapatkan dari penjumlahan skor kemampuan penilaian umum, bacaan dan menulis, pengetahuan kuantitatif maupun umum serta mampu memahaminya.

Total akhirnya skor SBMPTN didapatkan dengan menjumlahkan skor TPS dan TKA Saintek. Peserta harus bersungguh-sungguh saat mengerjakan karena penilaian dilakukan dengan memberikan bobot pada setiap nomor soal. Hanya saja skor tiap nomer hanya diketahui oleh petugas SBMPTN selain itu pemberian bobot dilakukan setelah ujian selesai dilakukan secara serempak.

Hati-hati saat menjawab soal setiap nomer karena jika salah bisa terdapat pengurang skor yang berbeda dengan tidak menjawab maka tidak ada pengurangan. Pelajari terlebih dahulu semua materi dan cari tahu bagaimana contoh soal materi SBMPTN Saintek supaya mendapatkan gambaran saat mengerjakannya dan tahu cara mengerjakannya.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.